SKETSA
Karya Arief Kurniatama
Karya Arief Kurniatama
Kristal
putih menyinari kehangatan cerita ini
terbenam
tanpa isyarat seketika malam tiba
duduk
membaca sketsa di masa kuno
teringat
akan dirinya
Wahai
mutiara hati ...
Ingatan
ini tak pernah terlupakan
kala kau sapu jari jemari ini
tatapan matamu senantiasa subur
kala kau sapu jari jemari ini
tatapan matamu senantiasa subur
Membangun
langkah tegak
Suaramu
lembut bak putri keraton jawa
Namun kini kita terbatasi oleh waktu
Ada kalanya Aku dan Kau merasa jauh
bahkan ketika hati terusik untuk bertemu
seolah mendekap rindu dalam bayang semu
dan
Adakalanya Aku dan Kau merasa dekat
Dekat sekali...bahkan lebih dekat dari apa yang kita rasakan
Apa yang kita harapkan
dalam setiap bentang sepanjang kenangan
saat ini,
saat itu,
dan saat yang akan datang
Disinilah,
di lubuk hati ini
Ada asa yang menghujam begitu dalam
Di langit jingga itulah kutebar sayang sepanjang kenangan
bahkan di seluruh waktu
untukmu
untukku
dan untuk semuanya
Ada asa yang menghujam begitu dalam
Di langit jingga itulah kutebar sayang sepanjang kenangan
bahkan di seluruh waktu
untukmu
untukku
dan untuk semuanya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar