Selasa, 20 November 2012

Puisi



SKETSA
Karya Arief  Kurniatama


Kristal putih menyinari kehangatan cerita ini
terbenam tanpa isyarat seketika malam tiba
duduk membaca sketsa di masa kuno
teringat akan dirinya
Wahai mutiara hati ...

Ingatan ini tak pernah terlupakan
kala kau sapu jari jemari ini
tatapan matamu senantiasa subur
Membangun langkah tegak
Suaramu lembut bak putri keraton jawa

Namun kini kita terbatasi oleh waktu
Ada kalanya Aku dan Kau merasa jauh
bahkan ketika hati terusik untuk bertemu
seolah mendekap rindu dalam bayang semu
dan
Adakalanya Aku dan Kau merasa dekat
Dekat sekali...bahkan lebih dekat dari apa yang kita rasakan
Apa yang kita harapkan
dalam setiap bentang sepanjang kenangan
saat ini,
saat itu,
dan saat yang akan datang


Disinilah, di lubuk hati ini
Ada asa yang menghujam begitu dalam
Di langit jingga itulah kutebar sayang sepanjang kenangan
bahkan di seluruh waktu
untukmu
untukku
dan untuk semuanya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar